Minggu, 28 Desember 2014

Pengetahuan Ruang Lingkup OCC-OPERATION CONTROL CENTER pada sebuah Operasi Penerbangan Sipil Berjadwal

Pengetahuan Ruang Lingkup OCC-Opeation Control Center pada sebuah Operasi Penerbangan Sipil

apa yang anda bayangkan bagaimana pesawat penerbangan berjadwal bisa berjalan dan direncanakan.
apakah pesawat tinggal menghidupkan mesin, lalu berjalan ke landasan pacu dan segera lepas landas ke Bandara tujuan? Segampang Itu kah?

Manager OCC-Capt, Ikhwan Adzani PT.Citlink Indonesia

semua harus direncanakan dengan perencanaan yang mempertimbangkan banyak hal seperti :
1. Ketersediaannya Slot Time (di ajukan kepada IDSC/Indonesia Slot Data Cordination dan bandara tujuan)
2. Kelengkapan dokumen Pesawat Terbang (Sertifikat Radio,RNP, RNAV, Aircraft Data dan lain-lain..)
3. kelengkapan Air Crew .(Komposisi Crew)
4. Jumlah Pesawat yang Layak terbang
5. Menon-aktifkan Pesawat yang tidak Layak terbang
6. Menghitung Jumlah Jam Terbang PILOT dalam 1 Hari, Seminggu, dan Setahun agar tidak melebih batas jam terbang yang telah di tentukan.
7, Cek Kelengkapan dan Validasi Dokumen Air Crew/Pilot/Flight Attendant (Commercial Pilot License /ATPL, Certificate Flight Attendant, PASPORT&VISA/apabila terbang rute Internasional, Etc..)
8. Mengantisipasi Air Crew yang bertugas apabila berhalangan hadir dan segera mencari penggantinya (Day Off, Annual Life, Etc..)
9. Aktif menghubungi Station-Station Bandara yang di tuju untuk Update Informasi terbaru guna Lancarnya aktifitas penerbangan (info Cuaca, NOTAM, ASHTAM, Etc..)
10.Kordinasi dengan Teknisi untuk mendapat mengambil keputusan untuk memilih pesawat yang akan di terbangkan pada jadwal penerbangan di hari selanjutnya.
11. Membuat Jadwal Air Crew.
12. Membuat Jadwal Penerbangan Pesawat yang akan di terbangkan

dari sekian beberapa hal, ini adalah tugas dan tanggung jawab siapa??..

Operator Penerbangan sudah Membuat divisi yang akan menangani semua hal yang di butuhkan untuk operasional Penerbangan. divisi ini Diberi nama OCC-OPERATION CONTROL CENTER

OCC-OPERATION CONTROL CENTER tidak bekerja sendirian, mereka di bantu oleh FMC-FLIGHT MOVEMENT CONTROL, CMC-CREW MOVEMENT CONTROL, DAN TOC-TECHNICAL OPERATION CENTER

OCC :
1.FMC
2.CMC
3.TOC

1.FMC-FLIGHT MOVEMENT CONTROL = Tugas FMC adalah Memonitor dan Membuat jadwal Pergerakan pesawat yang akan dipakai terbang. FMC harus kordinasi dengan Divisi CMC untuk mendapatkan data PILOT dan CABIN CREW dan juga kordinasi ke TOC untuk mendpatkan data berupa AIRCRAFT STATUS apakah pesawat layak terbang atau tidak terbang.

2.CMC-CREW MOVEMENT CONTROL = Tugas CMC adalah Memonitor dan membuat jadwal Komposisi Crew(PILOT&CABIN CREW) untuk siap terbang dan mencari CREW yang berhalangan untuk tidak bisa terbang(SAKIT,LIBUR,IZIN,TRAINING, Dll..)
CMC harus memberikan datanya kepada Petugas FMC.

3.TOC-TECHNICAL OPERATION CENTER= Tugas TOC adalah mengeek dan memeriksa Pesawat (AIRCRAFT STATUS) apakah layak dipakai untuk terbang atau tidak.
data dari TOC harus dilaporkan kepada petugas FMC.

Dengan demikian, setelah semua data sudah terkumpul, barulah penerbangan Berjadwal bisa dilaksanakan sehingga bisa menciptakan On Time Performance, dan Safety.

ini saya mengambil contoh dari tempat saya beraktivitas sehari-hari. tidak semua operator penerbangan menggunakan struktur kerja yang sama seperti ini. ini hanya gambaran singkat saja.
semoga bermanfaat.


NB : Sumber adalah pengalaman Pribadi Penulis & COM dari Perusahaan Dimana Penulis Mengambil Contoh

@andhikayudhaputra
09.20 WIB.
12/28/2014
Soekarno-Hatta Int'l Airport
OCC-PT.CITILINK INDONESIA.-GARUDA INDONESIA

5 komentar:

  1. Izin bertanya bang. Saya Faizal dari Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.
    taun ini saya dihadapkan dengan Tugas Akhir, dan judul yang akan saya angkat mengenai "KAJIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN FLIGHT MOVEMENT CONTROL DALAM PERUBAHAN TIPE DAN REGISTRASI PESAWAT DI PT.GARUDA INDONESIA"
    Sebagai gambaran untuk saya bang, kira-kira faktor apa saja yg menjadi pertimbangan FMC dalam pengambilan keputusan perubahan tipe dan registrasi pesawat?
    utk pertanyaan ke 2. Masalah apa saja yang FMC hadapi pada saat pengambilan keputusan tersebut?

    Terimakasih bang, mohon kiranya Abang bersedia membantu saya dalam persiapan penyusnan Tugas Akhir.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf baru bisa balas abang faizal, kemungkinan sekarang sudah lulus dari STPI.
      saya baru aktif blog pada saat ini, dikarenakan posisi kemarin sedang di luar negeri.

      biasanya faktor yang dihadapi untuk merubah tipe pesawat udara dan pastinya berubah juga registrasinya adalah Kelebihan kapasitas jumlah penumpang/over booked.

      untuk menjawab pertanyaan no.2 Masalah apa saja yang FMC hadapi pada saat pengambilan keputusan tersebut?
      jawabannya : sudah pasti harus mengajukan Flight Approval karena Tipe Pesawat/Registrasi yang sudah berbeda dengan Ijin Rute Penerbangan Berjadwal yang sudah didaftarkan di Kementrian Perhubungan Udara.
      terima kasih.

      Hapus
  2. 1. Setiap Airlines memiliki karakter armada/fleet yg berbeda beda, jika hanya menggunakan satu jenis armada ( 1 type pswt ) tentu lebih mudah dalam pengambilan keputusan change acft. nya.
    chg. acft banyak faktor yg mempengaruhinya salah satunya jumlah demand seat penumpang, misal penjualan tiket lebih dari kapasitas tentunya akan merubah kapasitas pesawat yg lebih banyak dari type sebelumnya.

    2. Pertimbangan yg dihadapi yg pasti ketersediaan crew yg ada apakah cukup untuk menerbangkan pswt yg dikarenakan chg. acft dengan beda type, maintenance information pswt tsb, kesiapan bandara keberangkatan dan tujuan apakah SDM yg handle sudah memiliki training dengan pswt yg dirubah.


    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, kurang lebih yang di jabarkan oleh bapak Imam Suhata sudah mewakili. terima kasih pak

      Hapus
  3. assalamuallaikum izin tanya bang saya dari Sekolah Tinggi Penerbangan Aviasi semester akhir saya akan membuat Tugas Akhir dengan judul "FUNGSI CREW MOVEMENT CONTROL DALAM PENANGAN PERGANTIAN CREW DI PT.CITILINK INDONESIA"
    Saya mau tanya strukruktur bagan dari UNIT OCC itu seperti apa? dan Masalah yang apa saja yang sering di hadapi unit CMC Dalam pergantian crew yang berhalangan hadir dengan crew standby?

    Terimakasih bang

    BalasHapus